Wong Jawa Kelangan Jawane

“Wong Jawa Kelangan Jawane”
Penggalan di atas adalah ramalan dari Jaya baya yang mungkin benar adanya. Read more »

Materi Singkat Teknik Pendingin

Pada awalnya untuk pengawetan makanan digunakan es atau salju sejak 1000 tahun sebelum masehi. Pada tahun 1850 mulai dipakai mesin pendingin yang memakai kompressor dengan bahan pendingin udara. Kemudian dipakai bahan pendingin amonia, keburukannya beracun, sampai akhirnya di temukan bahan pendingin freon yang lebih aman dan digunakan sampai sekarang. Read more »

Variabel

Variabel didefinisikan sebagai “something that may vary or differ” (Brown,
1998:7). Definisi lain yang lebih detil mengatakan bahwa variable “ is simply
symbol or a concept that can assume any one of a set of values” (Davis,
1998:23). Definisi pertama menyatakan bahwa varibel ialah sesuatu yang
berbeda atau bervariasi, penekanan kata sesuatu diperjelas dalam definisi
kedua yaiu symbol atau konsep yang diasumsikan sebagai seperangkat nilai-
nilai. Definisi abstrak tersebut akan lebih jelas bila diberi contoh sebagai berikut:
a. Hubungan antara intelejen dengan prestasi belajar
b. Pengaruh warna terhadap minat beli sepeda motor
c. Hubungan antara promosi dengan volume penjualan
Contoh-contoh variable ialah: inteljen, prestasi belajar, warna, minat beli,
promosi dan volume penjualan
Tipe-Tipe Variabel
1. Variabel Bebas (Independent variable)
Variabel bebas merupakan variable stimulus atau variable yang mempengaruhi
variable lain. Variable bebas merupakan variable yang faktornya diukur,
dimanipulasi, atau dipilih oleh peneliti untuk menentukan hubungannya dengan
suatu gejala yang diobservasi.
Pada contoh di atas, “warna” adalah variable bebas yang dapat dimanipulasi
dan dilihat pengaruhnya terhadap “minat beli”, misalnya apakah warna merah
sepeda motor dapat menimbulkan minat beli konsumen terhadap sepeda motor
tersebut.
2. Variabel Tergantung (dependent variable)
Variabel tergantung adalah variable yang memberikan reaksi / respon jika
dihubungkan dengan varibel bebas. Variabel tergantung adalah adalah variable
yang faktornya diamati dan diukur untuk menentukan pengaruh yang
disebabkan oleh varaibel bebas. Pada contoh pengaruh warna terhadap minat
beli sepeda motor, maka variable tergantungnya ialah “minat beli”. Seberapa
besar pengaruh warna merah terhadap minat beli konsumen terhadap sepeda
motor tersebut. Untuk meyakinkan pengaruh variable bebas warna merah
terhadap minat beli maka warna merah dapat diganti dengan warna biru. Jika
besaran pengaruhnya berbeda maka manipulasi terhadap varibel bebas
membuktikan adanya hubungan antara varaibel bebas warna dan minat beli
konsumen.
3. Hubungan Antara Variabel Bebas dan Variabel Tergantung
Pada umumnya orang melakukan penelitian dengan menggunakan lebih dari
satu varibel, yaitu variable bebas dan variable tergantung. Kedua varibel
tersebut kemudian dicari hubungannya.
Contoh 1
Hipotesis penelitian: Ada hubungan antara “gaya kepemimpinan” dengan
“kinerja” pegawai
Variabel bebas: gaya kepemimpinan
Variabel tergantung: minat beli
Gaya kepemimpinan mempunyai hubungan dengan kinerja pegawai, misalnya
gaya kepemimpinan yang sentralistis akan berdampak terhadap kinerja pegawai
secara berbeda dengan gaya kepemimipinan yang bersifat delegatif.
Contoh 2
Hipotesis penelitian: Ada hubungan antara promosi dengan volume
penjualan
Variabel bebas: promosi
Variabel tergantung: volume penjualan
Promosi mempunyai hubungan dengan ada dan tidaknya peningkatan volume
penjualan di perusahaan tertentu.
4. Variabel Moderat (Moderate variable)
Variabel moderat adalah variable bebas kedua yang sengaja dipilih oleh peneliti
untuk menentukan apakah kehadirannya berpengaruh terhadap hubungan
antara variable bebas pertama dan variable tergantung. Variabel moderat
merupakan variable yang faktornya diukur, dimanipulasi, atau dipilih oleh
peneliti untuk mengetahui apakah varaibel tersebut mengubah hubungan antara
variable bebas dan variabel tergantung.
Pada kasus adanya hubungan antara warna sepeda motor dengan minat beli,
peneliti memilih variable moderatnya ialah “harga”. Dengan dimasukannya
variabel moderat harga, peneliti ingin mengetahui apakah besaran hubungan
kedua varibel tersebut berubah. Jika berubah maka keberadaan variable
moderat berperan, sedang jika tidak berubah maka variable moderat tidak
mempengaruhi hubungan kedua variabel yang diteliti.
Contoh lain:
Hipotesis: Ada hubungan antara promosi di media televisi dengan
meningkatnya kesadaran merek handphone Samsung                  di kalangan
konsumen
Variabel bebas: promosi
Variabel tergantung: kesadaran merek
Variable moderat: media promosi
5. Variabel Kontrol (Control variable)
Dalam penelitian peneliti selalu berusaha menghilangkan atau menetralkan
pengaruh yang dapat menganggu hubungan antara variabel bebas dan variabel
tergantung. Suatu varaibel yang pengaruhnya akan dihilangkan disebut variabel
kontrol. Variable kontrol didefinisikan sebagai variabel yang faktornya dikontrol
oleh peneliti untuk menetralisasi pengaruhnya. Jika tidak dikontrol varaibel
tersebut akan mempengaruhi gejala yang sedang dikaji.

Contoh:
Hipotesis: ada pengaruh kontras warna baju terhadap keputusan membeli di
kalangan wanita
Variabel bebas: kontras warna
Variabel tergantung: keputusan membeli
Variabel kontrol: wanita (jenis kelamin)
Pada kasus penelitian di atas variable kontrolnya jenis kelamin wanita. Asumsi
peneliti hanya wanita saja yang terpengaruh kontras warna baju jika mereka
ingin membelinya.
6. Variable pengganggu (intervening variable)
Variabel bebas, tergantung, kontrol dan moderat merupakan variable-variabel
kongkrit. Ketiga variable, yaitu variable bebas, kontrol dan moderat tersebut
dapat dimanipulasi oleh peneliti dan pengaruh ketiga varaibel tersebut dapat
dilihat atau diobservasi. Lain halnya dengan variable pengganggu, variable
tersebut bersifat hipotetikal       artinya secara kongkrit pengaruhnya tidak
kelihatan, tetapi secara teoritis dapat mempengaruhi hubungan antara varaibel
bebas dan tergantung yang sedang diteliti. Oleh karena itu, variable
pengganggu didefinisikan sebagai variabel yang secara teoritis mempengaruhi
hubungan varaibel yang sedang diteliti tetapi tidak dapat dilihat, diukur, dan
dimanipulasi; pengaruhnya harus disimpulkan dari pengaruh-pengaruh variabel
bebas dan variable moderat terhadap gejala yang sedang diteliti.
Contoh:
Hipotesis: Jika minat terhadap tugas meningkat, maka kinerja mengerjakan
tugas tersebut akan semakin meningkat
Variabel bebas: minat terhadap tugas
Variabel tergantung: kinerja dalam mengerjakan tugas
Variabel penganggu: proses belajar
Keterangan kasus di atas adalah sebagai berikut jika mahasiswa tertarik
terhadap tugas yang diberikan oleh dosen, maka hasilnya akan baik. Besar
kecilnya kinerja dipengaruhi oleh minat; sekalipun demikian hasil akhir
pengerjaan tugas tersebut dipengaruhi oleh factor mahasiswa belajar atau tidak
terlebih dahulu dalam mengerjakan tugas tersebut. Dengan minat yang tinggi
dan persiapan belajar yang baik, maka kinerjanya akan semakin besar.
Contoh 2:
Hipotesis: Layanan yang baik mempengaruhi kepuasan pelanggan
Variabel bebas: layanan yang baik
Variabel tergantung: kepuasan pelanggan
Variabel pengganggu: kualitas jasa / produk
Pada umumnya layanan yang baik akan memberikan kepuasan yang tinggi
terhadap pelanggan; sekalipun demikian kualitas jasa akan mempengaruhi
hubungan variabel layanan dengan variabel kepuasan. Layanan baik belum
tentu memberikan kepuasan kepada pelanggan jika kualitas jasanya atau
produknya rendah. Misalnya sebuah toko sepatu memberikan layanan yang
baik kepada pelanggannnya. Ketika seorang pembeli mengetahui bahwa
sepatunya sobek pada bagian tertentu maka tingkat kepuasannya akan turun.

Sejarah Perkembangan Pengetahuan Dari Zaman Purba Sampai Zaman Kontemporer

E. Zaman Modern (abad 17 – 19 M)

Pada masa ini muncul pemikir – pemikir yang mendorong cara pendekatan yang sama sekali baru terhadap masalah – masalah manusia, seperti rasionalisme, dan empirisme. Read more »

Hang

Sedikitnya ada 10 alasan kenapa komputer bisa ” HANG ” : Read more »

Logo UNNES

logo unnes

Promosi WordPress

Punya blog dan situs web berisikan artikel menarik, rasanya tidak akan lengkap kalau tidak dilihat oleh banyak. Mesin pencari seperti yahoo maupun google masih menjadi sarana untuk mempopulerkan situs web yang dipunyai, dengan target menjaring lebih banyak pengunjung.

Hanya saja, masih banyak pemilik situs web yang belum memanfaatkan mesin pencari sebagai mediator untuk mempopulerkan situs web yang dimiliki. Ada beragam alasan, yang paling utama karena tak mengerti cara agar situs web bisa masuk ke listing mesin pencari.

Padahal baik yahoo, google maupun msn sudah memudahkan proses pelistingan situs web agar terdaftar pada mesin pencari mereka. Yang utama, pastikan situs web yang akan didaftarkan ke mesin pencari, dalam kondisi aktif dan bisa diakses.
Yahoo

Untuk mendaftarkan situs web agar masuk ke dalam mesin pencari yahoo, pemilik situs web harus lebih dulu memiliki akun yahoo, email misalnya. Setelah memiliki akun yahoo, buka halaman utama yahoo dan lihat di bagian paling bawah (footer).

Pilih pada link bertuliskan suggest a site yang selanjutnya akan membuka halaman pemilihan cara pelistingan situs web. Yahoo memiliki beberapa alternatif untuk memasukkan situs web ke dalam mesin pencarinya, beberapa di antaranya berbayar.

Untuk mendaftarkan situs web ke dalam mesin pencari yahoo secara gratis, pilihlah pada submit your site for free. Bila belum login, yahoo akan meminta calon pendaftar untuk lebih dulu login ke layanan mereka.
Setelah login, anda akan dibawa ke halaman yang meminta untuk memasukkan alamat situs web dan tekan tombol bertuliskan submit url.

Sampai di sini, proses untuk pendaftaran situs web ke dalam mesin pencari yahoo telah selesai. Tetapi bukan berarti situs web sudah masuk ke mesin pencari yahoo lho. Ada jeda waktu lumayan lama sebelum situs web yang didaftarkan masuk ke mesin pencari mereka.

Google

Google adalah mesin pencari paling populer untuk saat ini, di samping yahoo. Google sebenarnya tidak mensyaratkan kepada pemilik situs web untuk mendaftarkan situs webnya untuk bisa masuk ke mesin pencari google. Soalnya mesin pencari google bekerja dengan sistem robot yang membaca semua artikel web yang aktif di internet secara otomatis.

Makin banyak konten, makin cepat pula kemungkinan untuk masuk ke mesin pencari google. Ada baiknya pula untuk menambahkan keyword dan meta-tag ke dalam situs web untuk memudahkan pembacaan oleh mesin pencari. Walaupun menurut google, dengan kemampuan mesin pencari mereka, pemilik situs web tak perlu lagi repot memasukkan keyword.

Tapi kalau tidak sabar untuk mendaftarkan situs web ke dalam mesin pencari google, bisa pula proses dilakukan secara manual. Ketik alamat url google.com/addurl pada browser internet. Tak perlu login ke google untuk mendaftarkan situs web. Cukup masukkan alamat situs web yang akan dimasukkan ke mesin pencari, disertai komentar mengenai situs web tersebut. Jangan lupa ada kode pengaman berupa susunan huruf yang mesti dimasukkan sebagai verifikasi.

Setelah proses selesai, sama seperti yahoo, pemilik situs web juga harus menunggu sampai google melakukan indexing atau pembacaan tiap-tiap artikel yang diregistrasikan, sebelum masuk ke dalam mesin pencari mereka.

MSN

Selain yahoo dan google, mesin pencari keluaran Microsoft yang dinamakan msn, ikut menjadi salah satu mesin pencari populer. Proses listing ke dalam mesin pencari msn sebenarnya sama dengan proses pada google, yang tidak membutuhkan adanya registrasi.

Tapi kalau tidak sabar, bisa juga dengan cara manual dengan mendaftarkannya melalui alamat url search.msn.com/docs/submit.aspx yang meminta kepada pemilik web untuk memasukkan kode karakter dan alamat situs web yang akan didaftarkan. Selanjutnya, tentu saja harus menunggu untuk masuk ke listing mesin pencari.

Bila sudah berhasil masuk ke dalam listing mesin pencari, ada baiknya untuk mempelajari trik agar mendapat ranking tinggi di mesin pencari atau diistilahkan dengan search engine optimization (SEO). Malah ada komunitas blogger di Indonesia yang memperlombakan SEO dengan nama Ngadutrafik 2007.

Pakai Jalan Pintas

Memasukkan situs web ke mesin pencari satu demi satu, cukup menyita waktu. Sebenarnya ada jalan pintas agar situs web masuk ke mesin pencari dengan waktu yang relatif lebih cepat, melalui jasa search engine submission.

Ada banyak layanan yang menawarkan cara cepat memasukkan situs web ke dalam mesin pencari, di antaranya oleh AddMe, Submit Expres dan banyak nama lainnya di internet. Melalui layanan yang mereka sediakan, pemilik situs web cukup sekali saja memasukkan data, selanjutnya tinggal memilih akan ke mesin pencari mana saja situs web yang dimiliki akan dimasukkan.

Layanan tersebut, ada yang gratis ada pula yang berbayar. Agar lebih hemat, gunakan saja layanan yang gratis. Walau jumlah mesin pencari yang direkomendasikan lebih sedikit, tetapi sebagai langkah awal, itu sudah cukup.

Biasanya, pengelola layanan tersebut hanya meminta pemilik web untuk mengisikan data berupa alamat situs web yang akan didaftarkan, email dan lokasi negara.

Layanan Submit Express versi gratisan, memasukkan listing ke enam mesin pencari populer termasuk google dan yahoo. Masih ditambah lagi dengan ikut memasukkan situs web yang didaftarkan ke 27 mesin pencari lainnya, hanya dengan satu proses klik.

Sedangkan AddMe versi gratisan, memberikan alternatif pilihan untuk 14 mesin pencari yang dipilih, dengan metode proses satu demi satu. Cara ini tetap lebih mudah ketimbang membuka satu demi satu situs web mesin pencari. Masih banyak lagi layanan untuk search engine submission yang bisa digunakan secara gratis, sesuai dengan keinginan.

Orang Bodoh

Dikalangan kaum sufi, ada istilah Jahil Murokab Read more »

ISA AL MASIH TENTANG AL-AHMAQ

Al-Ahmaq atau ahmaq saja artinya orang dungu. Read more »

Materi Kuliah Teknik Tenaga Listrik

1.      SISTEM TENAGA LISTRIK Read more »